Soal Tabloid Indonesia Barokah, TKN : Semua Merasakan Fitnah Itu Menyakitkan

BANYUWANGI – Sekretaris dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto, kembali menegaskan bahwa semua pihak merasakan betapa sakitnya difitnah. Hasto Kristiyanto menerangkan hal ini telah dirasakan oleh kubu bertahanya maupun calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uni.
Hasto Kristiyanto juga mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang merasa tersakiti oleh fitnah dari Tabloid Obor Rakyat pada Pilpres 2014. Sedangkat di kubu lain, Prabowo-Sandi saat ini merasa bahwa mereka telah disudutkan karena peredaran Tbloid Indonesia Barokah beberapa waktu belakangan ini.
“Kemungkinan anda akan menemukan hal-hak yang bersifat hoaks dan fitnah di dalam sebuah tabloid, namun berbeda dengan Obor Rakyat, dari sisi ini kita semua akan mempelajari bersama bahwa fitnah itu sungguh menyakitkan sekali,” ucap Hasto Kristiyanto pada saat berada di Safari Politik VI PDIP di Jawa Timur, Senin 28 Januari 2019.
Ia juga mengatakan, bahwa Wakil Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma’ruf, Ipang Wahid, telah memberikan bantahan tuduhan bahwa Timses Prabowo-Sandi tidak ikut terlibat dalam Tabloid Indonesia Barokah. Jadi dengan ini Hasto Kristayanto meminta kepada pihak Prabowo untuk tidak “kebakaran jenggot”.
“Ipan Wahid sudah membantah hal tersebut, akan tetapi kubu Prabowo-Sandi ‘kebakaran jenggot,” tambahnya.

 

https://liga388.com/daftar-2/

 

Tidak sampai di situ saja, ia menambahkan bahwa Timses dari Jokowi-Ma’ruf tidak ada terlibat dalam peredaran dari Tabloid Indonesia Barokah. Maka dari hal itu, Heasto Kristiyanto meminta kepada semua untuk tidak mengaitkan hal tersebut kepada kubu bertahan.
“Untuk sekarang ini kubu Pak Prabowo dan juga Pak Sandi sudah menggugat hal tersebut. Kubu itu juga akhirnya telah mersakan hal tersebut ketika Obor Rakyat saat itu beredar di publik dengan memfitnah Pak Jokowi. Ini adalah sebuah pelajaran yang sangat penting untuk kita semua,” ucap Hasto Kristiyanto.
Seperti yang telah diberitakan, Juru Bicara dari Badan Pemenangan (BPN) Prabodo-Sandi, Andre Rosiade, telah menduga Tabloid Indonesia Barokah bahwa yang menjadi dalang dari semua ini adalah Wakil Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma’ruf, Ipang Wahid.
“Ipang Wahid patut di dugai sebagai dalang dari semua ini, ia telah terindikasi,” ucap Andre saat konfirmasi wartawan melalui via sambungan telepon, Senin 28 Januari 2019.
Namun Ipang Wahid telah memberikan klarifikasinya lewat akun instagram pribadi miliknya. Dalam klarifikasinya itu Ipang Wahid menegaskan bahwa Tabloid Indonesia Barokah sama sekali tidak dibuat oleh pihaknya.
“Demi Allah bahwa saya sama sekali bukan yang membuat Tabloid Indonesia Barokah. Saya juga berani bersumpah bahwa saya sama sekali tidak terlibat dalam bentuk apa pun atas tabloid yang bersangkutan yang beredar beberapa waktu yang lalu. tulis Ipang di akun instagramnya.
Kasus ini pun masih di selidiki lebih dalam lagi karena memang Tabloid Indonesia Barokah ini memang sangat merugikan bagi kedua kubu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here