Keterangan Tim sukses masalah Perkataan Prabowo Kemukakan Credit ke Bank Indonesia

prabowo
Calon Presiden Nomer Urut 2, Prabowo Subianto mengemukakan pidato dalam Indonesia Economic Komunitas 2018 di Jakarta, Rabu (21/11). Di acara itu, Prabowo bicara masalah keadaan ekonomi RI serta perihal -hal yang dia cemaskan.kuatirkan.
Pengakuan capres nomer urut 02 Prabowo Subianto yang katakan sering dipersulit untuk meminjam uang alias credit ke Bank Indonesia (BI) mendadak viral di sosial media. Masalahnya dalam ketentuannya, BI memang tidak dapat memberi utang pada penduduk atau perusahaan.

Meluruskan pengakuan Prabowo, Andre Rosiade menjadi Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga menjelaskan, penduduk sudah salah mengerti pengakuan bekas suami Titiek Soeharto itu. Ia katakan, Prabowo sangat semangat berorasi hingga lupa mengimbuh kata ‘di’ diantara Bank Indonesia.

“Pak Prabowo itu ingin mengemukakan, jika beliau ingin ajukan hutang di salah satunya bank di Indonesia. Saat itu sangking semangatnya, lupa kata ‘di’ itu,” kata Andre pada JawaPos.com, Minggu 25 November 2018.

Kader Partai Gerindra itu mengaku jika Prabowo juga sudah memahami BI bukan tempat untuk ajukan credit. Menurut Andre, perkataan bekas Danjen Kopassus itu adalah bentuk kegeraman karena tidak diterima untuk ajukan credit.

“Beliau dengan semua bekas jenderal, bekas pangkostrad, asetnya beliau banyak, perusahaan banyak, itu kesusahan untuk meminjam uang di bank yang berada di Indonesia, bukan di Bank Indonesia,” terangnya.

Berkaitan pengakuan Prabowo yang sering blunder, Andre pastikan Prabowo di tiap-tiap orasi politik tetap memiliki ide masak. Akan tetapi menurutnya, lontaran Prabowo sering digoreng oleh pelaku spesifik.

“Pak Prabowo umumnya sudah mengetahui ide. Tetapi kan apakah saja yang dikerjakan Pak Prabowo itu coba digoreng demikian rupa sama orang,” katanya.

“Tetapi yang perlu untuk diketahui, Pak Prabowo tenang serta enjoy. Tidak butuh geregetan atau depresi, tidak butuh ngomong genderuwo, sontoloyo bahkan juga semua ingin nabok orang,” pungkasnya.

Sempat Tidak diterima Bank
Awal mulanya, Prabowo mengatakan jika sempat tidak diterima oleh Bank Indonesia untuk ajukan credit. Ia katakan, langkah tersebut dikerjakan untuk menpersulit kemampuan logistik untuk melawan pemilihan presiden.

“Saya meminta credit dari Bank Indonesia saya tidak dapat bisa. Ditambah lagi kalian, bekas pangkostrad saja tidak dapat ditambah lagi tampang kalian, ditambah lagi gunakan jenggot. Tetapi kita tidak gentar, kita tidak berkecil hati,” sengit Prabowo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here