Hadiri Deklarasi Alumni SMA se-Jakarta, Jokowi Cerita Pengalaman Pahit di Hidupnya

JAKARTA – Calon Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) turut hadir dalam acara deklarasi alumni SMA se-Jakarta bersatu di Istora Senayan, Jakarta, Minggu 10 Februarai 2019.
Pada acara yang diikuti oleh Jokowi, ia menceritakan sebuah pengalaman yang pahit dalam hidupnya, yaitu cerita dimana ia sempat tinggal di pinggir kali. Dalam cerita itu Jokowi memastikan bahwa ia lahir dan dibesarkan dalam kehidupan yang begitu sederhana sekali.
“Ketika itu rumah orang tua saya berada di pinggir kali, sangat kesulitan, begitu kekurangan, penderitaan yang dialami, akan tetapi menurut saya sendiri pada waktu berada pada posisi terseebut itu merupakan sebuah pembentukan karakter dan juga pembentukan sebuah kepribadian yang ditempa” ucap Jokowi.
https://liga388.com/daftar-2/
Jokowi berpesan dan juga berharap kepada semua orang yang mengikuti acara tersebut maupun masyarakat yang ada di Indonesia ini untuk tidak gampang mengeluh ketika menjalani hidup yang hampir serupa dengannya. Jokowi menjelaskan bahwa setiap masalah yang akan dihadapi atau hambatan yang akan terjadi di kehidupan anda nantinya, semua itu dapatlah dipetik hikmahnya. Jadi Jokowi berharap bahwa setiap orang yang mengalami kejadian seperti itu janganlah menyerah dengan hidupnya teruslah berjuang dan raihlah apa yang diinginkan.
“Pada saat di posisi itulah kita semua akan mendapatkan pelajaran yang begitu banyak sekali dari sebuah masalah yang menimpa kita. Saya bisa maka anda semua juga bisa mempelajari problem-problem yang mana tahu menimpa pada kehidupan kita nantinya baik selagi bersekolah maupaun setelah lulus sekolah nantinya. Saya juga pernah masuk kedalam BUMN di daerah Aceh, pada saat itu namanya adalah Kertas Craft Aceh. Saya sendiri hanya kuat selama 2,5 tahun saja pada waktu itu,” cerita Jokowi.
Setelah itu Jokowi pun melanjutkan ceritanya bahwa ia sempat hidup di Solo. Di daerah Solo itu Jokowi membuka sebuah usaha mebel dengan mendapatkan bantuan dari orang tuanya saat itu. “Pada saat itu, saya berani untuk memutuskan bahwa saat itu juga saya harus bisa memulai untuk membuka sebuah usaha,” jelasnya.
https://liga388.com/promo/
Menurut Jokowi sendiri, pada saat itu ia hanya bisa menjual kepercayaan kepada konsumen-konsumennya. Bahkan Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan bahwa pada saat itu ia bekerja dengan usaha dua kali lipat lebih kerasa dari orang-orang lain. Ia menyadari bahwa kondisinya memanglah tidak seperti orang yang lain dan ini merupakan cara yang bisa ia lakukan pada waktu itu. Jokowi sendiri sama sekali tidak pernah mengeluh sedikit pun tentang masalah yang menimpa keluarganya waktu itu.
“Saya sendiri kerja dari subuh hari samapai dengan tengah malam karena yang saya yakini pada waktu itu ialah saya sama sekali tidak mempunyai kelebihan apapun. Jadi pada waktu itu saya hanya bisa melebihkan jam kerjanya saja dan bukan yang lain. Saya tidak pernah mengeluh sedikitpun dengan kondisi yang dialami oleh keluarga saya. Percuma saja saya mengeluh jadi saya lebih memutuskan untuk kerja lebih keras lagi untuk bisa meringankan beban orang tua saya.” tegas Jokowi pada acara alumni SMA se-Jakarta bersatu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here