BPJS Ketenagakerjaan Ajak CFO Club Indonesia Peduli Faedah Agunan Sosial Ketenagakerjaan

CFO
gakerjaan Bapak Agus Susanto yang dalam sambutannya menjelaskan jika CFO Gathering serta Share Sesi ini sekaligus juga mempunyai tujuan untuk memperoleh input serta menyamai persepsi pada pandangan ketetapan atau peraturan paling baru dari BPJS Ketenagakerjaan menjadi pelaksana Undang-Undang dan faedah optimal yang didapatkan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Peserta pada pekerjaan ini pula adalah beberapa Direktur Keuangan yang disebut pemegang ketetapan strategis serta financial controller memiliki keharusan untuk pastikan kepatuhan kepesertaan agunan sosial ketenagakerjaan untuk kesejahteraan pegawai,” tutur Agus.

Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan, Evi Afiatin mengemukakan,

“Kami menggerakkan supaya stakeholder memperoleh info faedah program termasuk juga peningkatan dana yang kami beri untuk peserta JHT. Setelah itu Evi mengharap dengan paparan ini akan menggerakkan perusahaan untuk mendaftar karyawannya sama dengan keadaan sebenarnya baik itu jumlahnya gaji yang di terima semasing karyawan, jumlahnya tenaga kerja yang kerja pada institusinya sampai pendaftaran pada semua program yang dipunyai BPJS Ketengakerjaan, serta membayarkan iuran pas waktu, hingga beberapa pekerja bisa terima sama dengan hak-haknya,” tutur Evi.

Masih juga dalam serangkaian pekerjaan CFO Gathering ini, BPJS Ketenagakerjaan mendatangkan juga pekerjaan share sesi Outlook Ekonomi Indonesia Tahun 2019 dengan Keynote Speaker oleh Soerjono, Staf Pakar Menteri Perindustrian Bagian Penguatan Susunan Industri; serta narasumber dari Kementerian PPN/ Bappenas; Amalia Adininggar Widyasanti, Staf Pakar Bagian Kolaborasi Ekonomi serta Pembiayaan; Pemerintah Propinsi DKI Jakarta, Sri Haryati, Asisten Perekonomian serta Keuangan. Pemprov DKI Jakarta serta senior ekonom Anton Hermanto Gunawan.

S/d tempat Oktober, BPJS Ketenagakerjaan sudah mengurus jumlahnya peserta tercatat sekitar 49jt , serta peserta aktif 29jt, sesaat pada bidang penerimaan iuran BPJS Ketenagakerjaan mencapai capaian 52,5T. Selain itu BPJS Ketenagakerjaan ikut sudah membayarkan klaim agunan untuk semua program beberapa 20T. Tengah dari bagian pengendalian dana, keseluruhan dana kelolaan sudah sampai Rp345T dengan hasil investasi sebesar Rp23T.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here